Petisi online yang meminta pembubaran T-ara telah meraih 75.000 tanda tangan dalam waktu tiga hari. Sebelumnya pada tanggal 28 Juli, netizen tanpa nama telah memulai petisi online ini dengan judul “Pembubaran T-ara.” Netizen ini menulis, “T-ara tak melakukan penampilan mereka dengan serius dan secara terbuka menerima fakta bahwa mereka bahkan tak repot-repot mengingat lirik lagu mereka sendiri dengan menyontek lirik selama penampilan. Ini membuktikan bahwa mereka jelas tidak memiliki tekad untuk menjadi penyanyi yang baik. Selain itu, mereka grup sosial jahat yang secara aktif berpartisipasi, mendorong, dan mencoba lolos dari perilaku intimidasi. Maka dari itu, aku membuat petisi ini meminta pembubaran T-ara.”
Dua hari setelah petisi “Pembubaran T-ara” dibuat, CEO Core Contents Media, Kim Kwang Soo, membuat pengumuman resmi yang menyatakan dikeluarkannya Hwayoung dari T-ara dan pencabutan kontraknya dengan Core Contents Media. Karena Kim yang menyalahkan perilaku buruk Hwayoung sebagai penyebab keputusan seperti itu tanpa menyebutkan apapun mengenai “rumor intimidasi,” netizen dan fans menjadi geram. Banyak fanclub online yang ditutup atau berubah jadi fanclub Hwayoung dan “Kami Minta T-ara Mengatakan Yang Sebenarnya (T-JinYo)” telah dibuat. T-JinYo telah meraih 300.000 member dalam dua hari. Dengan petisi pembubaran T-ara dan komunitas online T-JinYo meningkat pesat, hal-hal tak terlihat baik bagi T-ara.
Karena opini publik yang berpaling dari T-ara, Kim kemudian mengumumkan bahwa ia akan memepetimbangkan penerimaan Hwayoung kembali jika ia meminta maaf secara tulus. Namun, pengumuman barunya ini tak menghentikan jumlah tanda-tangan yang terus meningkat di petisi pembubaran T-ara, yang sekarang telah melebihi 100.000. Setelah pengumuman Kim, fans dan netizen sekarang menanti untuk melihat tindakan seperti apa yang akan diambil Hwayoung mulai saat ini.